Si Batu

21.47 Aji Achmad Mustofa 0 Comments

Ini cerita terjadi sebelum nabi Adam lahir,,,,tentang kisah seorang manusia yang terlahir dari gundukan pasir halus,,,yang berjalan dari suatu pulau ke pulau lain hanya untuk mencari tahu untuk apa dia ada di bumi.
al kisah, manusia yang dijuluki oleh batu tersebut berjalan mengawali hari pertamanya sebagai ciptaan tuhan. dia berjalan sekeliling dan melihat - lihat apa yang telah diciptakan tuhan untuknya. dia melihat betapa indahnya langit dari bumi,,betapa tegarnya gunung yang ada di sekelilingnya,,dan betapa luasnya lautan yang membatasi ruang geraknya.
si batu pun berkata,,,
"Tuhan engkau ciptakan sekelilingku dengan begitu indahnya,,,tapi apa maksudmu menciptakan tubuhku yang hanya terbuat dari pasir lembut..."
"menyentuh keindahan ciptaan mu pun aku tak mampu karena hancurnya tanganku saat aku menyentuhnya",,,air matanyapun tanpa terasa keluar dari bola matanya yang kecoklatan,,,,tetapi tangisannya tidak berguna malah membuat tubuhnya yang terbuat dari pasir sedikit mengeras.
dia berjalan terus menyusuri bumi yang indah ini,,,dia berpikir tidak ada gunanya jika dirinya hanya diam dan menangis,,,sang batu pun berjalan selangkah demi selangkah melihat apa saja yang membuat dia semakin kuat untuk menghadapi rintangan yang ada di bumi.
hingga dalam perjalanannya dia mendapatkan teman - teman yang cantik,,yang baiik,,,yang selalu ada kala dia sedang bersedih..
sayangnya tubuhnya yang berbentuk pasir halus membuat dia tidak bisa menyentuh siapapun,,,dia tidak bisa menyentuh si tupai yang lucu,,,harimau yang ganas,,,ataupun kuda yang larinya secepat kilat,,,
hal yang membuat di bersedih saat dia tidak bisa menyentuh temannya si mawar hitam yang cantik di bola matanya,,,,tangannya selalu hancur saat dia menyentuh tangkainya yang berduri panjang,,,dia berkata dengan air mata yang mengalir
"Tuhan,,kenapa tidak ciptakan aku saja menjadi kotoran yang hina,,,percuma aku engkau ciptakan yang bahkan menyentuh bumi tempat diriku berpijak saja sudah setengh mati"
si tupai yang juga tertarik dengan si mawar hitam bertanya pada si batu
"Batu,,,bisakah diriku memetik si mawar hitam untuk ku jadikan hiasan dalam hidp ku??"
si batu hanya menjawa "mungkin bisa,,,selama engkau memetiknya dengan hati - hati,,,karena jiwa si mawar hitam seungguhlah rapuh tetapi tajam dalam memilih"
lalu,,,si tupai pun nekat untuk memetiknya dengan hati - hati,,,tapi sehati - hatinya tupai meloncat ternyata tangannya harus tertusuk duri dari si mawar,,,
si batu hanya tertawa saja melihat tingkah si tupai yang kesakitan terkena duri si mawar hitam. batu pun berguyon,,,"Pasti si mawar hitam berkata "SYUKURIN,,,, LAGIAN MAEN2 MA GW"".
selang berjalannya waktu,,,entah kenapa bumi tempat batu berpijak terasa bergetar ,,,,dia tidak tahu apa yang harus dilakukan,,,,teman - temannya pun lari ke sana ke mari tanpa tahu arah tujuan yang jelas hingga akhirnya bumi pun berkata paa si batu
"Hai batu,,,maaf aku telah mengagetkanmu,,,getaranku ini hanya merupakan perintah dari yang kuasa agar engkau terpisah dari teman - temanmu saat ini"
sang batupun menangis,,,,menangis dan terus menangis,,,tak kuasa membayangkan teman - temannya yang terluka akibat bergetarnya bumi,,,tak kuasa membayangkan si tupai yang meloncat - loncat dan tidak jelas ke mana dia harus berhenti,,,dan tidak bisa membayangkan bagaimana si mawar hitam yang mungkin patah karena hentakan bumi terlalu keras bagi dirinya.
lulau batupun menghadap langit seolah menantang tuhan dan berteriak
"TUHAN,,,ENGKAU CIPTAKANKU DARI SEONGGOK PASIR YANG SANGAT HALUS,,,TETAPI KENAPA ENGKAU NAMAIKU BATU,,,,BUKANKAN BATU ITU KERAS,,,,,"
"TUHAN,,,,ENGKAU TIDAK MENGABULKAN SEMUA PERMINTAANKU TETAPI KENAPA ENGKAU PISAHKANKU DARI KAWAN - KAWANKU YANG MENGHARGAIKU,,YANG SAYANG PADA DIRIKU"
"TUHAN ,,JIKA HIDUPKU HANYA UNTUK MELIHAT PENDERITAAN,,,KENAPA TIDAK ENGKAU JADIKAN BUMI INI NERAKA BAGI DIRIKU AGAR TANGISKU TIDAK MENGALIR DENGAN PERCUMA"
si batu hanya bisa menangis bersujud ke hadapan tuhan dan berharap tuhan memberikan jawaban yang lugas buat dirinya


================================================================

0 komentar :