Belajar dari Roti

21.28 Aji Achmad Mustofa 0 Comments

Sebagaimana kebiasaan orang – orang zaman sekarang. Mereka ingin memakan makanan yang serba praktis. Mulai dari ayam friedchiken, roti burger, ataupun makanan cepat saji lainnya. Dari semua yang disebutkan, makanan yang super cepat lagi bergizi adalah roti. Sayangnya, sedikit sekali orang yang memakan sepotong roti lalu memikirkan dari mana roti itu berasal dan apa maksud sang pencipta membuat kumpulan bahan makanan yang disebut roti.
Memang, roti itu tidak se-spesial makanan – makanan cepat saji saat ini. Tetapi dari roti manusia dapat mengerti sebuah arti kehidupan. Roti itu sekumpulan bahan – bahan
makanan yang dicampur aduk sedemikian hingga sehingga bahan tersebut menjadi sepotong roti. Lalu, apa hikmah dari roti ?.
Andaikata bahan – bahan makanan itu adalah seluruh bagian dari tubuh manusia. Lalu, cara membuatnya adalah prilaku dari manusia tersebut dan konsumennya adalah para pemerhati si manusia tersebut. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa “jika tiap – tiap bagian dari tubuh manusia itu baik dan dibarengi dengan prilaku yang baik maka para pemerhati akan menganggap bahwa manusia itu baik” hal ini berbanding lurus dengan roti dengan bahan – bahan terbaik dan cara pembuatan yang terbaik pula maka para konsumen akan berkata bahwa roti ini enak.