Tampilkan postingan dengan label Sorotan. Tampilkan semua postingan

Sanksi FIFA, So....

Sanksi FIFA telah turun, itulah headline berita yang sedang ramai dibeberapa media. Kalau kata sebagian pengamat bahwa sanksi tersebut sangat disayangkan. So....terus kalau gak disanksi, akan lebih baik...??
Sebelum menyampaikan opini pribadi gw, gw mau kasih tahu beberapa hal. Gw suka bola tapi gak hobi bola. Gw suka lihat pertandingan sepak bola lewat layar kaca tapi tidak tertarik nonton langsung. Itu juga sepak bola luar negri, bukan sepak bola dalam negeri. Gw juga punya klub yang gw jagokan tapi tidak sampai fanatik membeli pernak - pernik klub tersebut. Gw jadikan sepak bola sebagai hiburan bukan suatu keseriusan yang gw tekunin. So, kalo sepak bola indonesia kena sanksi, gw gak terlalu lebai seolah kiamat akan terjadi pada persepak bolaan indonesia.
Kenapa sepak bola indonesia kena sanksi ? Jawabannya karena pemerintah membekukan organisasi persepak bolaan indonesia atau yang disebut PSSI. Kalau kata statuta FIFA, pemerintah ikut campur dalam urusan organisasi persepak bolaan Indonesia.
Kenapa dibekukan ? Kalau gw gak salah ambil berita, itu karena PSSI tetap ngeyel untuk mengikutsertakan dua klub sepak bola yang menurut BOPI tidak layak untuk ikut karena satu dan lain hal.
Kenapa pemerintah ikut campur ? Gw yakin, pemerintah bisa aja masa bodo dengan persepak bolaan Indonesia. Sayangnya, sudah banyak gaji pemain yang tertunda, sudah ada pemain yang meninggal gara - gara persoalan gaji, sudah ada ketidak profesionalan dalam bermain bola "Sepak Bola Gajah", dan mungkin banyak lagi hal - hal yang memang belum terekspos di muka umum. Semua itu terjadi di wilayah Indonesia. So, sudah barang tentu pemerintah turun tangan. Selain itu, posisi pemerintah juga sudah berada di tempat yang serba salah. Di lain pihak dituntut untuk membenahi persepak bolaan indonesia, di sisi lain ada regulasi yang pada dasarnya tidak memperbolehkan pemerintah untuk melakukan intervensi terhadap organisasi persepak bolaan indonesia. Untungnya, pemerintah yakin bahwa sepak bola milik rakyat Indonesia hingga pembekuan organisasinya pun muncul. Banyak yang senang, banyak pula yang nyindir. Sedangkan gw, biasa aja. Toh menurut gw, persepak bolaan indonesia masih blum bisa gw nikmatin. Palingan, cuma beritanya aja yang gw nikmatin dan gw jadikan sumber opini gw.
Terus bagaimana nasib para pemain, penjual perna - pernik, dan banyak lagi yang berhubungan langsung dengan sepak bola ? Pertanyaannya susah karena sudah berhubungan dengan perut. Sayangnya, perut juga yang menyebabkan kekisruhan ini terjadi. Semuanya egois pada perutnya masing - masing. Sedikit yang peduli dengan perut orang lain. Baik pemerintah maupun PSSI pun juga punya perut. Permasalahannya, siapa yang paling peduli dengan perut orang lain. Pemerintahkah atau PSSI ?
Seberapa lama sepak bola ini berpuasa ?? Ini mestinya sudah diperhitungkan oleh pemerintah, selaku penanggung jawab terhadap sanksi FIFA. Tapi mestinya, semua yang berhubungan dengan sepak bola harus mau bertanggung jawab dengan persepak bolaan indonesia. Dengan cara menahan ego perut masing - masing. Gak salah kalo perutnya lapar tapi inget, kalo mau persepak bolaan indonesia maju semuanya harus saling bahu - membahu dan bukan saling menjatuhkan. Sedangkan perut gw, silahkan baca siapa sebelum menyampaikan opini pribadi gw.

Fenomena Hukum yang Terjadi

Setengah tahun ini, ada dua fenomena unik yang serupa tapi tak sama. Fenomena dua lembaga hukum yang menyalahkan satu sama lain dan seorang staff yang melaporkan anggota dewan karena nama di kartu nama. Kita tidak membahas tentang apa kasusnya karena kita tidak tahu yang benar dan juga yang salah. Cobalah berfikir, bagaimana fenomena ini terbentuk.
Fenomena pertama terjadi karena satu institusi mencoba untuk mengusut salah seorang dari institusi tersebut. Saat mencoba mengusut institusi tersebut, salah seorang yang berasal dari institusi yang mengusut diusut balik dengan kesalahan yang sudah sekian lama. Pertanyaannya, kenapa harus sekarang kasus tersebut diusut.
Fenomena kedua terbentuk dari salah seorang staff yang melaporkan atasannya karena menggunakan gelar yang tidak seharusnya. Anehnya, laporan tersebut diajukan setelah dia dipecat dari lembaga tersebut tanpa alasan yang jelas. Jawabannya simple kenapa dia ingin melaporkan atasannya. Sakit hati. Sederhana tapi aneh. Aneh karena alasan tersebut diajukan setelah dia dipecat secara sepihak. 
Fenomena keduanya mempunyai persamaan, mengusut sesuatu setelah terjadi sesuatu pada dirinya. Salahkah mereka melakukan hal tersebut. No, mereka tidak salah karena apapun alasannya, hukum tetap dijalankan. Dari pada menyatakan fenomena itu salah, lebih tepat fenomena itu dikatakan tidak tepat. Tidak tepat karena mereka menggunakan hukum seperlunya. Melapor saat dibutuhkan dan menyimpan hingga waktunya datang. Fenomena yang mestinya membuat kita bertanya inikah hukum kita sekarang. Hukum yang lebih mangedepankan ego ketimbang fakta. Hukum yang seharus tidak memandang waktu dan kondisi, bukan butuh dan tidak butuh.

Mengapa Jasad Dulmatin Wangi

VIVAnews -- Meski tidak mengenal betul sosok Dulmatin, Pimpinan Ponpes Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir menyakini bahwa Dulmatin bukanlah seorang teroris yang selama ini diburu polisi.
Menurutnya, Dulmatin adalah seorang mujahid, karena membela orang Islam yang tertindas di luar negeri. Kendati dinilai teroris, Ba'asyir mempersilahkan masyarakat tidak setuju dengan jihad cara Dulmatin.
"Silahkan masyarakat menilai, yang saya tahu mereka pejuang Islam, bukan teroris yang teroris adalah Amerika. Itu yang dibalik, maling teriak maling, tapi Indonesia taklid," kata Ba’asyir, Jumat, 12 Maret 2010.
Selain itu, menurut Ba'asyir berbeda jasad orang yang disebut teroris dengan jasad orang yang bukan teroris. Hal itu, dibuktikan dari jenazah Dulmatin dari kawan-kawan yang melihat langsung jenazahnya sebelum dimakamkan.
"Saya dengar dari kawan-kawan di sana yang melihat jenazah Dulmatin. Baunya wangi dan darah masih mengalir. Kenapa demikian, itu membuktikan kalau teroris lima menit setelah mati pasti busuk," kata Ba'asyir.
Meski simpati dengan aksinya melawan Amerika, tapi dia mengaku jihad yang dilakukan Dulmatin keliru.
Seperti diketahui, Dulmatin dipastikan tewas setelah di tembak oleh tim Densus 88 di Pamulang, Tangerang Banten pada Selasa 9 Maret 2010, bersama tiga orang yang diduga teroris.
Penangkapan Dulmatin berawal dari penyergapan sejumlah kelompok teroris di Aceh Besar yang merupakan kelompok teroris Pamulang.
Saat ini, jenazah Dulmatin Tersangka teroris Dulmatin telah dipulangkan ke Pemalang, Jaw Tengah subuh tadi. Menurut rencana, jasad Dulmatin alias Joko Pitono akan dimakamkan pukul 08.00 WIB.
Dikutip dari tvOne, Jumat 12 Maret 2010, jasad Dulmatin saat ini disemayamkan di kediaman keluarga di Jalan Garuda Pasar Patarukan, Jawa Tengah.
Informasi yang diperoleh, pukul 8.00 WIB Dulmatin akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Lenong, Kelurahan Lenong. Pemakaman ini berjarak sekitar 5 kilometer dari kediaman keluarga.
Proses pemakaman ini diawali dengan upacara pelepasan oleh seluruh keluarga besar Dulmatin. Iringan takbir pun lantang disuarakan sekelompok orang bersama keluarga.
Laporan: Fajar Sodiq | Solo

Cara Mengurangi Kemiskinan Indonesia

Kemiskinan erat kaitannya dengan pengangguran. Pengangguran lawannya adalah bekerja. Bagaimana supaya orang - orang bisa bekerja? Dengan penciptaan lapangan kerja. Bagaimana agar lapangan kerja banyak tercipta? Dengan memberi orang - orang kemudahan untuk berusaha dan berinovasi di dalam masyarakat
Sehingga sebenarnya tidak perlu menunggu investor luar negeri untuk menanamkan Investasi Langsung Luar Negerinya (FDI) di Indonesia baru kita mulai maju.
Saat ini sangat banyak sekali pengusaha mikro, kecil dan menengah yang kesulitan di dalam memperoleh pembiayaan untuk modal usahanya. Padahal secara cashflow mereka layak, tetapi karena mereka jarang bergaul dengan ketentuan - ketentuan administrasi perbankan seperti harus mempunyai Badan Hukum, punya TDP, punya SIUP kalau mau dagang terutama ekspor, punya SIUJK kalau mau ikut usaha tender konstruksi pemerintah daerah, dan surat - surat izin usaha lainnya. Mereka sudah harus berlama - lama di birokrasi yang pengurusannya bisa cukup lama, menyita waktu, dan juga dikenai biaya tambahan selain adanya biaya - biaya siluman dalam pengurusannya.
Padahal kalau kita bisa menghilangkan biaya untuk pembuatan surat - surat izin berusaha dan surat surat izin mendirikan badan usaha (atau dikurang seminim mungkin biayanya) maka kita akan menciptakan momentum bagi sektor riil masyarakat terutama sektor mikro, kecil dan menengah untuk berkembang. Di saat mereka sedang hebat - hebatnya dan mau melompat ekspansi, Sangat disayangkan mereka terbentur atap tak terlihat yaitu biaya birokrasi dan administrasi berusaha. Kalau atap itu dihilangkan, alangkah baiknya nantinya usaha - usaha tersebut dapat mempertahankan momentumnya dan berkembang lebih baik dan otomatis akan menciptakan lapangan pekerjaan dan pengangguran.
Hal ini juga sangat menguntungkan bagi pemerintah. Adanya penghapusan biaya administrasi berusaha di birokrasi jangan dilihat sebagai pengurangan pendapatan. Tetapi malah menciptakan penambahan pendapatan. Jika kita cukup teliti dalam melihatnya, ada semacam subsidi silang bagi pemerintah. Dengan kemudahan berusaha, otomatis usaha - usaha rakyat berkembang lebih pesat dan menciptakan penghasilan lebih. Penghasilan ini akan dikenai pajak, dan juga karyawan- karyawan yang bertambah juga akan dikenai pajak. Barang - barang yang beredar juga dikenai pajak PPN, dan meringankan beban pemerintah dalam pengangguran juga.

PENTINGNYA TRANSMIGRASI DI ERA MODERN

Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan maksud untuk mengembangkan lahan yang dituju. Transmigrasi besar - besaran terjadi di era orde baru. Di mana pemerataan penduduk menjadi salah satu faktor untuk melaksanakan tarnsmigrasi. Transmigrasi yang dilaksanakan mempunyai tujuan agar lahan yang dituju bisa diolah dengan baik sehingga pendapatan Negara semakin bertambah. Karena di Indonesia banyak sekali lahan yang kosong lagi banyak manfaat tetapi tidak ada yang bisa mengembangkan lahan tersebut. Sehingga dilaksanakanlah transmigrasi tersebut.
Transmigarsi di era modern tidak terlalu mencolok karena pemerintah tidak mempunyai tujuan ke arah situ. Tetapi jika dipikir dengan seksama, transmigrasi saat ini sangatlah penting, terutama dari kota - kota besar seperti kota Jakarta menuju lahan - lahan yang masih subur dan tak berpenghuni. Jika ini bisa dilaksanakan maka kota - kota besar yang penuh dengan kemacetan bisa sedikit dikurangi. Sehingga kota besar seperti Jakarta akan terlihat indah, aman, dan nyaman

HUKUM DI INDONESIA

Masih hangat di telinga masyarakat sebuah percakapan yang menunjukan begitu carut marutnya hukum yang ada di Indonesia. Mulai dari okunm polis, jaksa, pengadilan, bahkan mungkin KPK yang membawa rekaman tersebut ke mahkamah konstitusi. Sebuah bukti yang menguak semua yang terjadi di instansi - instansi hukum di Indonesia. Menandakan bahwa hukum di Indonesia itu sangat mudah dibeli oleh orang - orang yang mempunyai banyak uang. Padahal bukti sudah cukup, saksi sudah benar - benar konkrit, tetapi ketika uang bermain, semuanya berubah menjadi putih. Semua yang jelek kembali baik, yang jahat dibiarkan berkeliaran di jalan - jalan kota, bahkan yang uangnya menjulang ke langit mungkin bisa membeli semua pimpinan - pimpinan yang ada di meja hukum, baik polisi, jaksa agung, ataupun KPK.
Berbeda dengan yang terjadi di masayarakat biasa. Hukum benar - benar berjalan dengan sempurna. Pencuri, perampok, pembajak, benar - benar dibabat habis oleh instansi - instansi hukum yang ada di Indonesia. Semuanya bekerja dengan prosedur tanpa pandang bulu. Bahkan yang mungkin tidak bersalah menjadi bersalah karena uang berbicara di pengadilan. Sehingga masyarakat tersakiti karena keadilan benar - benar dirampas dari kehidupan masyarakat di Indonesia. Jika hal ini terus berlanjut, maka kerusuhan tahun 1998 bisa terulang untuk yang kedua kalinya. Bahkan kerusuhan ini bisa menjadi kerusuhan paling parah yang belum pernah terjadi pada masa - masa sebelumnya.

Setelah Dibunuh, Tubuh Mereka Dimakan Anjing

Sungguh biadab yang dilakukan tentara zionis Israel, laknatullah, setelah mereka membunuh orang-orang yang tidak berdosa, mereka melemparkan tubuh-tubuh tersebut ke arah anjing-anjing yang tengah kelaparan.
"Ya Allah, aku tidak pernah melihat pemandangan yang mengerikan seperti ini," jerit Kayed Abu Aukal. Dokter tersebut tak percaya dan tak tahu lagi kata-kata apa yang bisa diungkapkan untuk menggambarkan kekejian Israel. Dia tak percaya, dirinya sendiri telah melihat sisa Jenazah balita Shahd. Tubuh anak kecil perempuan yang berumur 4 tahun itu terkoyak-koyak dimakan anjing-anjing Israel.

Shahd tewas dan telah menjadi syuhada cilik ketika peluru kendali Israel ditembakkan ke belakang rumahnya di Kamp Pengungsian Jabaliya sebelah Utara Jalur Gaza. Saat itu, gadis cilik yang lucu tersebut tengah bermain.

Orangtua Shahd mencoba menyelamatkan putri kesayangannya yang telah bersimbah darah itu. Ketika ia mencoba mengambil jasad Shahd, pasukan teroris Israel menghujaninya dengan tembakan dari kejauhan.
Selama lima hari berkutnya jasad gadis balita itu telah terkoyak-koyak dirobek anjing yang dilepaskan oleh tentara Israel. "Anjing-anjing itu tidak menyisakan satu bagian pun dari tubuh anak kecil itu," kata Abu Aukal.

“Kami telah melihat pemandangan yang menyayat hati selama 18 hari ini. Kami telah mengambil jasad anak-anak yang tubuhnya robek atau terbakar, tetapi belum pernah kami melihat hal seperti ini,” katanya lagi.

Melihat jenazah adik perempuannya yang masih balita menjadi santapan anjing-anjing tentara Israel, saudara laki-laki Shahd bernama Matar dan sepupunya bernama Muhammad, nekad mendekati jenazah Shahd. Keduanya pun dihujani peluru Israel sebelum keduanya dapat mencapai tubuh Shahd. Matar dan Muhammad pun menjadi syuhada, menambah daftar warga palestina yang syahid yang hingga hari ini telah mencapai 1.001 orang syahid sejak pembantaian 27 Desember lalu.

Sengaja

Omran Zayda, seorang tetangga Shahd, mengatakan, orang Israel mengetahui apa yang mereka lakukan itu. “Mereka memburu keluarga Shahd dan mencegahnya untuk sampai ke tubuh Shahd, dan mereka tahu bahwa anjing-anjing itu akan memakannya,” kata Zayda.

“Mereka tidak hanya membunuh anak-anak kami, mereka sengaja melakukannya dengan cara yang paling kejam dan biadab,” Zayda mengungkapkan perasaannya, bahkan kamera, tidak dapat menggambarkan pemandangan yang mengerikan itu.

"Kalian tidak akan pernah membayangkan apa yang telah dilakukan oleh anjing-anjing itu terhadap tubuh Shahd yang tak berdosa itu,” katanya sambil terisak dan mencucurkan air matanya.

Sejumlah warga palestina mengungkapkan, apa yang menimpa Shahd bukanlah yang pertama. Banyak warga mereka mengalami hal yang sama dengan Shahd. Di Jabaliya, saat keluarga Abd Rabbu sedang memakamkan tiga anggota keluarganya yang telah syahid, pasukan biadab Israel menembaki mereka, kata saksi mata.

Orang-orang pun berlarian mencari perlindungan dari tembakan brutal itu. Tentara-tentara Israel kemudian melepaskan anjing-anjingnya ke arah jenazah anggota keluarga Abdu Rabbu yang belum sempat dimakamkan itu. “Apa yang terjadi kemudian sangat mengerikan dan tidak bisa dibayangkan,” kata Saad Abd Rabu, pamanya.

“Anak-anak kami tewas di depan mata kami dan kami dicegah untuk memakamkannya. Orang-orang Israel hanya melepaskan anjing-anjing mereka ke arah jenazah itu, bahkan seakan-akan mereka tidak cukup dengan kekejaman yang telah mereka lakukan itu,” jeritnya.

Biadab

Benar-benar biadab apa yang telah dilakukan oleh teroris Israel itu. Bahkan kekejian di atas benar-benar biadab. Hingga hari ini para penguasa negeri-negeri Muslim masih diam bahkan bersekongkol dengan membiarkan pembantaan terus terjadi.

Media dunia yang dikuasai Israel, menggiring opini seolah-olah tindakan Israel itu wajar. Padahal, lihatlah betap kekejaman mereka lebih dari serangan teroris yang tak beradab. Bohong, jika teroris Israel itu hanya memburu Hamas. Yang terjadi adalah tindakan brutal dan biadab terhadap warga sipil yang kebanyakan mereka anak-anak kecil dan perempuan. Tak puas hanya membunuh warga Gaza, teroris Israel itu juga melepaskan anjing-anjingnya untuk memakan jenazah syuhada Gaza. Biadab!

Sampai kapan kebiadaban Israel ini terhenti? Lalu di manakah para pelindung anak-anak Palestina? Dimanakah tentara-tentara Muslim yang akan menyelamatkan anak-anak Gaza itu? Di manakah tentara-tetara negeri Islam yang akan menyelamatkan ayah dan ibu mereka? Di manakah Amir umat ini?

Sungguh hanya orang yang biadab saja, yang membiarkan Israel membantai Gaza. Lalu mereka menyibukkan diri dengan perundingan sementara mereka memiliki pasukan dan perlengkapan perang. Mereka enggan untuk menyelamatkan Gaza dengan mengerahkan pasukan yang akan menghancurkan penjajah Israel itu! Nasionalisme dan cengkraman PBB telah membuat mereka diam. (Hanin Mazaya/syabab/arrahmah.com)

Kawasan Utara Israel Ditembak Tiga Roket Milik Hizbullah

[ Jum'at, 09 Januari 2009 ]
Kawasan Utara Israel Ditembak Tiga Roket Milik Hizbullah

Insiden Roket, SBY Telepon Pasukan Garuda

JERUSALEM - Militan Lebanon membuka front pertempuran baru terhadap Israel. Di tengah kesibukan menghajar Gaza, kemarin pagi (8/1) kawasan utara Israel ditembak tiga roket yang diduga milik militan Syiah, Hizbullah. Roket yang melukai dua orang itu dikhawatirkan memperluas eskalasi agresi Israel.

Salah satu roket menghantam rumah pensiunan di Desa Nahariya, 5 km dari perbatasan. Sekelompok 25 orang yang sedang sarapan semburat karena ledakan itu. Roket menembus atap, menerbangkan pemanas air, dan mendarat di kamar tidur. Tak ada yang tewas, tapi seorang patah kaki dan yang lain terpeleset oleh air sprinkler yang mengucur otomatis karena ada asap. ''Ledakannya dahsyat,'' kata Henry Carmelli, manajer rumah itu.

Perbatasan Lebanon dan Israel, bekas ajang baku tempur Israel-Hizbullah, sebenarnya sudah dijaga pasukan PBB. Tentara baret biru itu termasuk dari Indonesia. Perkembangan terbaru ini memaksa pasukan PBB siaga dan meningkatkan patroli. Apalagi, setelah ditembak tiga roket, Israel membalas dengan menembakkan mortar ke wilayah Lebanon.

Insiden terakhir itu mengingatkan perang 2,5 tahun lalu. Waktu itu Israel menyerbu Gaza untuk membebaskan tentaranya yang diculik Hamas. Di perbatasan Lebanon Selatan, Hizbullah membuat kejutan dengan juga menculik dua serdadu Israel.

Negara Bani Israil itu merespons dengan serbuan udara dan darat yang menewaskan ratusan warga sipil. Setelah bertarung 34 hari, lebih dari seratus tentara Israel tewas. Akhirnya tentara Yahudi mundur. Tentara yang diculik tak berhasil dibebaskan.

Meski roket kemarin diduga kuat milik Hizbullah, karena kapabilitas dalam melakukan serangan serupa, kali ini tak ada kelompok yang mengklaim penembakan tiga roket itu. Pemerintah Lebanon, yang khawatir menjadi korban serbuan Israel, langsung mengecam penembakan roket itu dan juga pembalasan Israel.

Selain Hizbullah, kelompok gerilyawan Palestina di Lebanon juga dicurigai. Meir Sheetrit, anggota kabinet Israel, menuduh kelompok sempalan yang sedang bermain. Dia menyatakan, Israel tak berminat membalas lebih jauh. ''Kami tak ingin dimainkan tangan orang lain,'' katanya.

Sikap pembelaan tanpa batas Amerika terhadap Israel juga mengobarkan solidaritas Palestina di Iraq. Pemerintah Iraq mengutuk agresi Israel itu. PM Nouri Al Maliki menyatakan ''luka mendalam dan sedih.'' Dia mendesak negara-negara muslim memutuskan hubungan dengan Israel. Negara Arab yang membuka hubungan diplomatik dengan Israel adalah Mesir dan Jordania.

''Sangat disesalkan kejahatan brutal ini terus berlanjut di tengah sikap diam komunitas internasional,'' katanya. Secara teknis, Iraq dan Israel masih dalam kondisi perang. Saddam Hussein, yang digulingkan AS, pernah menembakkan rudal ke Israel semasa Perang Teluk pertama.

Selain mengutuk, negara yang sedang dijajah Amerika itu juga mengirimkan bantuan makanan ke Gaza. Bantuan itu dilewatkan Amman, Jordania.

Sikap lebih keras dilancarkan Moqtada Al Sadr. Ulama Syiah anti-AS itu mendesak rakyat Iraq menyerang tentara AS sebagai pembalasan atas pembelaan AS terhadap agresi Israel. ''Saya menyeru kepada kelompok perlawanan yang sejati di Iraq untuk melakukan operasi pembalasan terhadap kawan dekat musuh kita Zionis (maksudnya AS),'' kata ulama ini dari tempat persembunyiannya.

Al Sadr memiliki kelompok militan yang selalu memberikan perlawanan terhadap pasukan AS. Namun, kelompok ini terus diberantas oleh tentara AS yang dibantu pasukan pemerintah Iraq.

Dalam perkembangan pertempuran di Gaza, Israel merambah ke wilayah selatan. Tentara Yahudi berusaha menyapu tempat-tempat yang dicurigai sebagai pintu penyelundupan senjata. Terutama terowongan-terowongan yang digali dari wilayah Gaza Selatan tembus ke Mesir Utara. Gaza dan Mesir berbagi wilayah perbatasan sekitar 15 km. Di sisi Palestina dijaga pos-pos militer Israel, di sisi lain dijaga tentara Mesir. Israel juga menuduh kawasan selatan itu menjadi pangkalan peluncuran roket-roket swadaya Hamas.

Keganasan Israel terus memakan korban. Sembilan lagi warga Palestina tewas. Lima orang diklaim sebagai militan. Total 13 hari agresi ini sudah menelan 696 nyawa, menurut sumber medis Palestina.

Di Gaza Selatan, Hamas terus melakukan perlawanan, berhadapan dengan pasukan tank Israel. Sedangkan di utara, roket-roket Hamas terus berluncuran ke kawasan Israel. Sebuah sekolah dan gedung olahraga, keduanya sedang kosong, terhantam. Roket-roket buatan sendiri milik Hamas sebenarnya ''primitif'' dibanding aneka senjata canggih di darat, laut, dan udara, yang dimiliki Israel. Apalagi, pasokan senjata Israel tanpa batas, termasuk dari Amerika.

Kemarin, di bagian lain kawasan Gaza, Israel dilaporkan melakukan sekitar dua puluh kali pengeboman udara di Gaza City. Seorang tewas. Yang lain, 12 pejalan kaki, luka-luka saat bom meledak sekitar 150 meter dari rumah sakit.

Di tengah makin memburuknya situasi di Gaza, Israel dan Hamas ''menyetujui'' gencatan senjata tiga jam sehari. Selama jeda itu, bantuan kemanusiaan boleh mengalir masuk. Dari waktu ke waktu kondisi warga Gaza memang makin memburuk. Air bersih, pasokan makanan, obat-obatan, serta bahan bakar makin menipis. Bayi-bayi juga kekurangan stok susu.

Meski ada jeda kemanusiaan, PBB kemarin menyatakan menghentikan semua operasi bantuan ke Gaza. Ini gara-gara berbagai serangan oleh tentara Israel ke konvoi bantuan. Kemarin sopir truk bantuan PBB tewas oleh tembakan tank Israel. Ini menambah panjang daftar korban. Sebelumnya, 40 pengungsi yang berlindung di gedung PBB tewas oleh berondongan tentara Yahudi.

Dari Jenewa dilaporkan, Palang Merah Internasional menyebut empat anak ditemukan hidup di dekat mayat ibunya. Total dari gedung yang roboh dibom Israel, 15 mayat ditemukan di kawasan Zeitoun di Gaza. Lembaga kemanusiaan itu juga mengecam Israel yang menghalang-halangi tim penolong untuk menuju lokasi korban.

Upaya diplomasi untuk mengakhiri agresi itu terus dilakukan. Kemarin perwakilan Israel tiba di Kairo, Mesir, untuk membicarakan proposal Prancis dan Mesir. Israel, lewat jubir Deplu Mark Regev, menyatakan setuju gencatan senjata permanen, asal Hamas menghentikan semua serangan ke Israel, serta Hamas diembargo senjata.

Sementara itu, Osama Hamdan, perwakilan Hamas di Lebanon, mensyaratkan, Israel harus membuka seluruh blokade ke Gaza. Selama ini Gaza dikenal sebagai ''penjara besar'' karena 1,4 juta warganya tak bisa bebas keluar masuk perbatasan. Semuanya dijaga tentara Israel, termasuk dari laut.

SBY Telepon Pasukan Garuda

Terjadinya baku tembak antara pasukan Hizbullah Lebanon dan tentara Israel membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) khawatir. Sebab, saat ini terdapat 1.265 prajurit TNI di perbatasan Lebanon-Israel. SBY pun kemarin (8/1) menelepon komandan Pasukan Garuda di Lebanon.

Presiden berkomunikasi dengan Komandan Satuan Tugas Pasukan Perdamaian Garuda Letkol Inf R. Haryono. SBY menanyakan situasi terkini terkait tembak-menembak antara tentara Hizbullah dan Israel yang terjadi pada Kamis (8/1) sekitar pukul 07.30 waktu setempat.

"Dari posisi kita berapa? Oke, 35 kilometer dari posisi kita," kata SBY saat menelepon Letkol Haryono di halaman kantor presiden. SBY tidak membuka speaker communicator-nya, sehingga wartawan tidak bisa mendengar suara Haryono.

"Begini Haryono, saya sudah mengerti laporan yang kau sampaikan. Pertama benar yang Haryono instruksikan kepada prajurit untuk menjaga diri meningkatkan keamanan. Kemudian siap dengan contingency, meski tembakan itu tidak terlalu dekat dengan posisi Indonesia," ujar SBY.

Menurut SBY, meski tembakan tentara Israel ke arah Lebanon belum membahayakan pasukan Indonesia, tetap harus diwaspadai. Bisa saja situasi berkembang tidak terkontrol, sehingga membahayakan. "Ingat, tugas Anda adalah peace keeping. Jadi, berlindung dengan baik agar keselamatan anak-anak terjaga sambil terus menjalankan tugas sebagai peace keeping forces," tambahnya.

SBY juga menyampaikan pesan kepada pimpinan UNIFIL bahwa Jakarta terus memantau perkembangan di Lebanon. "Ketiga, tadi kau melaporkan kepada saya bahwa Dubes Indonesia akan dipanggil Presiden Lebanon Sulaiman. Kalau kau sempat berkomunikasi dengan Dubes, sampaikan agar betul-betul mendengarkan brifing dari presiden Lebanon dan setiap perkembangan situasi dipahami dengan seksama," pinta SBY.

Dari Naqoura, Lebanon Selatan, pasukan Garuda benar-benar siaga penuh. Statusnya sekarang dinaikkan menjadi kuning plus. "Sudah ada perintah agar seluruh unit UNIFIL di lapangan mendeteksi dengan cepat dan mencegah semua aktivitas mencurigakan atau aktivitas permusuhan," ujar Perwira Penerangan Kontingen Garuda XXVI-A Kapten Laut Hondor Saragih kepada Jawa Pos melalui telepon internasional kemarin


Terorisme di Mumbai Jadi Sorotan Khusus APA

JAKARTA--Ketua Sub Komisi Politik Forum Parlemen Asia (APA) Marzuki Darusman menyatakan, teror yang terjadi di Mumbai, India, menjadi sorotan khusus dalam persidangan III APA serta aksi tersebut menunjukkan bahwa ancaman terorisme itu riil dan harus mendapat perhatian semua pihak.
"Peristiwa ini memang mengejutkan. Ini kembali mengingatkan bahwa terorisme itu riil dan tidak bisa dihubungkan dengan satu bangsa tertentu," ujarnya di sela-sela sidang APA di Jakarta Convention Center, Jumat.
Anggota Komisi I DPR RI (bidang pertahanan dan luar negeri) itu mengakui bahwa terorisme bisa terjadi dimana saja. Namun Yang merisaukan dari peristiwa di India itu adalah skalanya yang sedemikian besar.
Karena itu, Marzuki berpendapat bahwa semua pihak harus kerjasama untuk mencegah terorisme yang telah berkembang di mana-mana.
Dia juga mengatakan bahwa terorisme itu bisa muncul di lapisan masyarakat manapun dan aksi tersebut juga belum tentu berhubungan dengan keadaan ekonomi dari suatu masyarakat.
Hal itu terbukti dari peristiwa di Mumbai yang menewaskan lebih dari 100-an korban jiwa, di mana Mumbai merupakan kota besar di India yang mayoritas penduduknya dari kelas menengah.
Bagi Indonesia, ujarnya lagi, berpendapat bahwa aksi terorisme itu tidak bisa dikatakan hanya ditujukan pada kelompok tertentu saja karena terorisme adalah aksi teror yang bisa mengenai semua orang.
"Ini menjadi satu peringatan bahwa keadaan dunia tidak bisa begini terus. Bagaimana pun terorisme itu berkaitan dengan keadaan yang tidak memuaskan dari dunia ini dari segi keadilan dan ketimpangan," ujarnya.
Marzuki juga mengingatkan agar bangsa Indonesia lebih meningkatkan kewaspadaanya karena Indonesia mempunyai potensi sebagai sasaran aksi terorisme.
Sidang pleno ketiga APA, menurut Marzuki, juga memberikan perhatian khusus atas aksi terorisme di Mumbai itu dan merasa prihatin atas jatuhnya banyak korban jiwa dalam peristiwa itu.
Masalah terorisme termasuk dalam topik pembahasan di sub komisi Perdamaian dan Keamanan dan isu terorisme diperkirakan masuk sebagai salah satu resolusi sidang APA kali ini


By Republika Contributor
Jumat, 28 November 2008 pukul 17:43:00